FMIPA UHO – Universitas Halu Oleo (UHO) melalui Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian masyarakat melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Batch #1 Tahun 2026. Kegiatan ini secara khusus melibatkan mahasiswa dari Program Studi Oseanografi dan Program Studi Teknik Geofisika, dengan fokus pada penguatan kapasitas kepemimpinan diri dan kecerdasan kolaborasi. Dengan pemahaman yang mendalam tentang kecerdasan kolaborasi, diharapkan mahasiswa mampu bekerja secara efektif dalam tim multidisiplin untuk mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan KKN Tematik di Kelurahan Sambuli. Demikian disampaikan Dr. Asmadin selaku Koordinator Program Studi Oseanografi FMIPA sekaligus sebagai Ketua Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut.

Pelatihan ini sangat strategis dilaksanakan diawal sebelum program KKN Tematik secara keseluruhan dijalankan, kata Dr. Asmadin dalam sambutannya. Melalui kolaborasi dengan mitra strategis Program Studi Oseanografi FMIPA UHO, pelatihan yang menjadi inti dari kegiatan KKN ini menghadirkan narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yaitu Yusniar Meylani Munir, BBA., MBA., MM, dari PT. Karya Kita Sukses Jakarta. Beliau membawakan materi dengan beberapa tema yaitu: 1. “Growth Mindset Workshop” dan 2. “Building Collaborative Intelligence through Understanding Personality”. Pelatihan ini diharapkan nantinya sebelum mahasiswa peserta KKN Tematik akan melaksanakan programnya selama 30 hari, diharapkan sudah dapat saling kenal mengenal karakter masing-masing, termasuk meningkatkan kapasitas Kepemimpinan Diri dan Kecerdasan Kolaborasi guna Menyusun Baseline Data Oseanografi dan Geofisika Di Wilayah Pesisir Sambuli, Kota Kendari”. Salah seorang mahasiswa sebagai peserta menilai bahwa narasumber membawakan materi dengan sangat baik, sehingga kami semua sangat mudah memahaminya dan sangat antusias. Kami berpesan kegiatan serupa perlu diulang di masa-masa yang akan datang.
Wilayah pesisir Sambuli, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, dipilih sebagai lokasi KKN karena potensi sumber daya kelautan dan pesisirnya yang signifikan. Data oseanografi dan geofisika dasar sangat penting untuk berbagai keperluan, mulai dari perencanaan pembangunan berkelanjutan, mitigasi bencana, hingga pengelolaan sumber daya perikanan dan kelautan. Sebelumnya, mahasiswa FMIPA UHO juga telah terlibat dalam kegiatan serupa, seperti pembangunan basis data potensi wilayah berbasis web di Kelurahan Sambuli pada Oktober 2025. Tim dosen UHO juga telah melakukan mitigasi kawasan pesisir dan menghasilkan peta risiko bencana berbasis data geofisika dan oseanografi di wilayah ini.







