FMIPA UHO – Penguatan pendidikan tinggi informatika di era kecerdasan buatan menjadi salah satu fokus pembahasan dalam Musyawarah Nasional (MUNAS) VII Asosiasi Pendidikan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) Tahun 2026 yang berlangsung pada 8–10 Oktober 2026 di Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh Dr. Andi Tenriawaru, S.Si., M.Si., selaku Koordinator Program Studi Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Halu Oleo (UHO).

Mengusung tema “Transforming Higher Education in Informatics in the Era of Artificial Intelligence: Advancing Impact-Driven Campuses and Research Downstreaming for Competitive Human Resources in Indonesia”, MUNAS VII APTIKOM 2026 menjadi forum bagi perguruan tinggi bidang informatika dan komputer untuk membahas arah pengembangan pendidikan, penguatan riset, serta peningkatan daya saing sumber daya manusia Indonesia di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Rangkaian kegiatan berlangsung di Sahid Raya Convention & Hotel dan Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Agenda yang diselenggarakan mencakup klinik akademik, lokakarya industri, seminar nasional, diskusi pengelola perguruan tinggi bidang informatika dan komputer, hingga sidang musyawarah nasional.
Salah satu agenda utama, Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SEMNASTIK), mengangkat pembahasan mengenai pendidikan tinggi berbasis kecerdasan buatan dan ekosistem hilirisasi riset untuk mendorong kampus berdampak serta menghasilkan sumber daya manusia yang berdaya saing. Selain itu, forum berbagi pengalaman antarpimpinan perguruan tinggi turut menjadi ruang pembahasan mengenai pengelolaan dan pengembangan pendidikan tinggi di bidang informatika dan komputer.

Keikutsertaan Dr. Andi Tenriawaru dalam forum nasional ini menjadi bagian dari partisipasi Program Studi Ilmu Komputer FMIPA UHO dalam mengikuti perkembangan dan dinamika pendidikan tinggi informatika di Indonesia. Forum tersebut juga menyediakan ruang bagi peserta untuk memperluas wawasan akademik, mengikuti perkembangan kebijakan pendidikan tinggi, serta mencermati peluang penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.
Melalui forum MUNAS VII APTIKOM 2026, pengembangan pendidikan informatika diharapkan semakin responsif terhadap transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan, dan kebutuhan dunia kerja. Hal ini menjadi relevan bagi perguruan tinggi dalam memperkuat mutu pembelajaran, meningkatkan relevansi riset, serta menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.






