FMIPAUHO-Kendari, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) secara resmi mengukuhkan kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) periode 2026. Pengukuhan tersebut ditandai dengan pelantikan Ketua dan Wakil Ketua BEM, Ketua DPM, serta anggota BEM yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 FMIPA pada Senin, 2 Februari 2026, pukul 14.00 WITA.
Kegiatan pelantikan dihadiri oleh Dekan FMIPA, para Wakil Dekan, Ketua Jurusan, serta Koordinator Program Studi di lingkungan FMIPA. Prosesi ini menjadi penanda dimulainya masa kepengurusan organisasi kemahasiswaan FMIPA untuk periode tahun 2026, sekaligus momentum awal bagi pengurus baru dalam menjalankan amanah organisasi.


Pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Dekan FMIPA tentang pengesahan kepengurusan BEM dan DPM periode 2026, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan oleh para pengurus yang dilantik. Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan tertib, mencerminkan kesiapan pengurus baru dalam mengemban tanggung jawab organisasi kemahasiswaan di tingkat fakultas.
Dalam sambutannya, Dekan FMIPA, Prof. Dr. Mukhsar, S.Si., M.Si., menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pengurus BEM, DPM, dan pimpinan fakultas. Menurutnya, keberhasilan program kemahasiswaan tidak dapat dilepaskan dari komunikasi dan kerja sama yang baik antara seluruh unsur di lingkungan FMIPA.
“BEM dan DPM merupakan mitra strategis fakultas. Oleh karena itu, setiap program kerja yang disusun diharapkan selaras dengan visi, misi, serta rencana kerja FMIPA tahun 2026,” ujar Prof. Mukhsar. Ia menambahkan bahwa organisasi kemahasiswaan memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan akademik, minat, dan bakat mahasiswa.
Lebih lanjut, Prof. Mukhsar menekankan bahwa BEM diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan suasana kampus yang kondusif, aman, dan nyaman bagi seluruh mahasiswa. Iklim akademik yang positif, menurutnya, menjadi salah satu faktor pendukung utama dalam peningkatan prestasi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
“BEM diharapkan dapat menjadi motor penggerak kegiatan kemahasiswaan yang berorientasi pada prestasi, kreativitas, dan penguatan karakter mahasiswa FMIPA,” katanya.

Sementara itu, DPM diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi organisasi secara optimal, sehingga tata kelola organisasi kemahasiswaan di FMIPA dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru, FMIPA berharap BEM dan DPM periode 2026 mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional serta berkontribusi aktif dalam mendukung kegiatan akademik dan kemahasiswaan. Kehadiran organisasi kemahasiswaan yang solid diharapkan dapat memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di lingkungan fakultas.






