Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Rektor UHO: Predikat Unggul Harus Dirasakan dalam Kualitas Layanan, Bukan Sekadar Sertifikat

FMIPA UHO – Predikat unggul sebuah perguruan tinggi tidak hanya tercermin dari capaian akreditasi dan berbagai prestasi institusional. Lebih dari itu, kualitas sebuah universitas juga diukur dari pengalaman dan kepuasan mereka yang merasakan langsung layanan pendidikan. Kesadaran inilah yang menjadi salah satu pesan utama dalam Pelatihan dan Workshop Survei Kepuasan Pengguna Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP), Jumat (6/11/2026), di Swiss-Belhotel Kendari.

Kegiatan yang diikuti oleh unsur pimpinan fakultas, ketua unit jaminan mutu, serta koordinator program studi di lingkungan UHO ini dibuka secara resmi oleh Rektor UHO, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si. Dalam kesempatan tersebut, Rektor sekaligus menyampaikan materi mengenai kebijakan pimpinan universitas dalam penguatan budaya mutu dan pemanfaatan hasil survei kepuasan untuk peningkatan layanan UHO. Ia menegaskan bahwa predikat unggul merupakan sebuah amanah yang harus dijaga melalui peningkatan mutu secara berkelanjutan. Sebab, capaian institusi tidak cukup hanya terlihat pada sertifikat akreditasi, tetapi harus benar-benar dirasakan melalui kualitas pelayanan yang diberikan kepada mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan, dan mitra kerja sama.

Dalam paparannya, Rektor menekankan bahwa survei kepuasan pengguna bukan sekadar pemenuhan persyaratan administrasi maupun akreditasi, melainkan instrumen penting untuk mendengar kebutuhan, mengevaluasi kekurangan, dan menentukan arah perbaikan layanan universitas. Untuk itu, UHO mendorong lima komitmen utama, yakni pengelolaan survei melalui satu pintu yang terintegrasi, pelaksanaan secara berkala dan menyeluruh, menjadikan hasil survei sebagai dasar pengambilan keputusan, memastikan adanya rencana tindak lanjut yang terukur, serta menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada pengguna layanan. Hasil survei diharapkan tidak berhenti sebagai kumpulan data, tetapi diolah dan ditindaklanjuti melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP).

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Kehadiran Dekan FMIPA, Prof. Dr. Mukhsar, S.Si., M.Si., bersama para ketua jurusan dan koordinator program studi di lingkup FMIPA menjadi wujud komitmen fakultas dalam mendukung penguatan sistem penjaminan mutu universitas. Keterlibatan pimpinan fakultas dan program studi ini memiliki peran strategis, terutama dalam menggerakkan partisipasi responden, memastikan keterwakilan pengguna layanan, menganalisis hasil survei, serta merumuskan langkah perbaikan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit.

Workshop ini juga membahas mekanisme dan instrumen survei kepuasan pengguna, pengenalan aplikasi survei, hingga praktik penggunaan aplikasi oleh peserta. Survei tahun 2026 dirancang untuk menjangkau enam kelompok responden, yaitu mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, pengguna lulusan, dan mitra kerja sama. Hasilnya akan menjadi bahan evaluasi dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM), penyusunan perencanaan, serta penganggaran di tingkat program studi, fakultas, hingga universitas. Dengan demikian, setiap unit didorong menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang terukur dan dapat dipantau pelaksanaannya.

Melalui kegiatan ini, FMIPA UHO diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pimpinan fakultas, jurusan, program studi, dan unit penjaminan mutu dalam membangun budaya evaluasi yang berkelanjutan. Sebab, mutu pendidikan tinggi bukan hanya tentang bagaimana sebuah institusi memperoleh predikat unggul, tetapi juga tentang bagaimana keunggulan tersebut hadir dan dirasakan dalam setiap layanan. Sebagaimana pesan yang menjadi penegasan dalam paparan Rektor, “Unggul di Sertifikat, Terasa di Layanan.”

Aktivitas & Informasi Lainnya >

GDPR