FMIPA UHO – Universitas Halu Oleo (UHO) terus mendorong peningkatan kualitas pembelajaran dan produktivitas akademik dosen melalui Workshop Penulisan dan Penerbitan Buku Ajar bagi Dosen Lingkup Universitas Halu Oleo, Kamis (8/10/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida di Hotel Same, Kota Kendari, dan melalui Zoom Conference ini diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas, termasuk sejumlah dosen sivitas akademika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UHO.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Prof. Indriyani Nur, S.Pi., M.Si., Ph.D., yang menekankan pentingnya mendorong dosen menghasilkan buku ajar berkualitas dan siap diterbitkan. Ia berharap melalui workshop ini, para dosen tidak hanya mampu menyusun naskah, tetapi juga mempersiapkannya untuk mengikuti kompetisi hibah buku serta menghasilkan karya yang dapat dimanfaatkan secara luas dalam proses pembelajaran.
Workshop dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor UHO yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P. Pembukaan tersebut menegaskan dukungan pimpinan universitas terhadap pengembangan kapasitas dosen, khususnya dalam menghasilkan bahan ajar yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan standar pendidikan tinggi.


Materi workshop menghadirkan Prof. Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.T., dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sekaligus Tim Ahli Kurikulum Pendidikan Tinggi dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Ia membahas perancangan buku ajar berbasis capaian pembelajaran, dengan menekankan pentingnya keselarasan antara materi, kurikulum, dan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa. Sesi ini juga mengarahkan dosen untuk menyusun buku ajar dengan alur pembahasan yang sistematis dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.
Narasumber berikutnya, Dr. Mira Mirnawati, M.Pd., dosen Universitas Pakuan sekaligus praktisi penerbitan karya tulis ilmiah, membahas kesiapan naskah buku ajar untuk proses penyuntingan dan penerbitan. Ia menegaskan bahwa buku ajar perlu dirancang berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, bukan sekadar memindahkan materi perkuliahan ke dalam bentuk tulisan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan tahapan penulisan yang meliputi pemahaman, perencanaan, penulisan, dan penyempurnaan, serta pentingnya swasunting untuk memperbaiki logika pembahasan, penggunaan bahasa, kelengkapan struktur buku, dan konsistensi sitasi.
Selain pemaparan materi, peserta mengikuti sesi diskusi dan bedah naskah untuk memperoleh masukan konstruktif terhadap draf buku ajar yang disusun. Kegiatan juga dilengkapi praktik penyusunan kerangka dan rancangan bab serta pemeriksaan kesiapan naskah sebelum memasuki tahap penerbitan. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UHO berharap semakin banyak dosen yang mampu menghasilkan buku ajar bermutu, sesuai dengan capaian pembelajaran, serta mendukung pembelajaran mandiri mahasiswa. Workshop ditutup secara resmi oleh Kepala Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (LPMPP) UHO.







