Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Oseanografi FMIPA UHO Berkolaborasi Rehabilitasi Mangrove di Kelurahan Sambuli, Wujudkan SDGs Melalui Aksi Nyata

FMIPA UHO, – Program Studi Oseanografi FMIPA Universitas Halu Oleo (UHO) bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Oseanografi, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Batch #1 Tahun 2026, dan Pemerintah Kelurahan Sambuli melaksanakan kegiatan rehabilitasi mangrove melalui penanaman dan pemeliharaan mangrove di Kelurahan Sambuli, Kota Kendari. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals atau SDGs), khususnya pelestarian ekosistem pesisir.

Sinergi antara Program Studi Oseanografi FMIPA UHO, HMPS Oseanografi, mahasiswa KKN Tematik, dan Pemerintah Kelurahan Sambuli menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini. Seluruh pihak bekerja sama mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan.

Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif siswa dan guru pendamping dari MA PESRI Ummushabri Kendari, SMAN 8 Kendari, SMK Kelautan dan Perikanan Nambo, serta SMPN 11 Kendari. Selain melakukan penanaman bibit mangrove, para peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya ekosistem mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir, habitat berbagai biota laut, serta salah satu solusi alami dalam mitigasi perubahan iklim. Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan, termasuk para guru pendamping yang turut berpartisipasi langsung dalam penanaman mangrove.

Koordinator Program Studi Oseanografi FMIPA UHO, Dr. Asmadin, menyampaikan bahwa rehabilitasi mangrove memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Menurutnya, hutan mangrove berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai dari abrasi dan intrusi air laut, menjadi habitat bagi berbagai spesies laut, sekaligus berperan sebagai penyerap karbon (carbon sink) yang efektif dalam mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.

Kegiatan rehabilitasi mangrove ini juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian beberapa tujuan SDGs, di antaranya:

  • SDG 13 – Penanganan Perubahan Iklim, melalui peningkatan kemampuan kawasan pesisir dalam menyerap karbon dan mengurangi dampak perubahan iklim.
  • SDG 14 – Ekosistem Lautan, melalui upaya pelestarian dan pemulihan ekosistem pesisir.
  • SDG 15 – Ekosistem Daratan, karena keberadaan mangrove mendukung keseimbangan ekosistem daratan dan pesisir.
  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, mahasiswa, sekolah, dan masyarakat.

Lurah Sambuli, Muchlis Apriyandi, S.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Halu Oleo yang selama beberapa tahun terakhir terus mempercayakan Kelurahan Sambuli sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik. Menurutnya, kolaborasi yang terus terjalin dengan Program Studi Oseanografi FMIPA UHO menunjukkan adanya kesinambungan program rehabilitasi mangrove yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Halu Oleo, khususnya Program Studi Oseanografi FMIPA UHO, yang secara konsisten mendampingi masyarakat Kelurahan Sambuli melalui berbagai kegiatan, terutama rehabilitasi mangrove. Program ini memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir,” ujarnya.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Lurah Sambuli dan dihadiri oleh seluruh peserta dari berbagai unsur. Melalui kolaborasi ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian ekosistem mangrove semakin meningkat, sekaligus menjadi contoh praktik baik kemitraan lintas sektor dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, Kelurahan Sambuli terus memperkuat langkah menuju kawasan pesisir yang lebih lestari dan tangguh bagi generasi mendatang.

Aktivitas & Informasi Lainnya >

GDPR