Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

106 Mahasiswa Teknik Geologi FMIPA UHO Ikuti Field Trip Geologi Sejarah dan Migas-Aspal Buton di Konawe Selatan

FMIPA UHO, Konawe Selatan – Sebanyak 106 mahasiswa Program Studi Teknik Geologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Halu Oleo (UHO) mengikuti kegiatan Field Trip Geologi Sejarah dan Geologi Migas dan Aspal Buton yang dilaksanakan pada 27–28 Juni 2026 di Desa Waturapa, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan lapangan ini didampingi oleh dosen Teknik Geologi, Dr. Suryawan Asfar, M.T. dan Ali Okto, S.T., M.T., dengan lokasi pengamatan pada bukaan lahan pertambangan di sekitar desa.

Selama kegiatan, mahasiswa melakukan observasi langsung terhadap berbagai singkapan batuan untuk menginterpretasikan sejarah geologi kawasan, lingkungan pengendapan, serta potensi pemanfaatan batuan, khususnya yang berkaitan dengan sistem perminyakan dan aspal Buton. Melalui pengamatan tersebut, mahasiswa mempelajari urutan batuan dari yang tertua hingga termuda, mengidentifikasi perubahan lingkungan pengendapan purba mulai dari daratan, sungai, hingga laut dalam, serta memahami elemen-elemen utama dalam petroleum system sebagai dasar eksplorasi migas.

Kegiatan lapangan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan kondisi geologi yang nyata di lapangan. Peserta dilatih melakukan pengamatan singkapan batuan, pengukuran struktur geologi, identifikasi litologi, hingga menyusun interpretasi sejarah pembentukan batuan berdasarkan data dan bukti yang ditemukan secara langsung.

Selain memperkuat kompetensi akademik, field trip tersebut juga menjadi implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pengalaman belajar di lapangan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan analisis, keterampilan teknis, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja di bidang geologi dan industri sumber daya alam.

Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui kajian rekaman perubahan iklim purba yang tersimpan dalam batuan dan fosil. Selain itu, field trip mendukung SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi dengan masyarakat, pemerintah Desa Waturapa, serta perusahaan di sekitar lokasi kegiatan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan para pemangku kepentingan guna mendukung pengembangan pendidikan, penelitian, dan pemanfaatan sumber daya geologi secara berkelanjutan.

Aktivitas & Informasi Lainnya >

GDPR